Artikel Nonton Film Chestnut vs. Kobayashi: Unfinished Beef (2024) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>Artikel Nonton Film Chestnut vs. Kobayashi: Unfinished Beef (2024) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>Artikel Nonton Film Everything Everywhere All at Once (2022) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>ULASAN : – “Bersikaplah baik, terutama saat Anda tidak tahu apa yang sedang terjadi.”Seandainya saja kita bisa menyadari bahwa mereka yang memerangi kita dalam hidup melakukannya rasa sakit yang tersembunyi, dan lawan mereka dengan kebaikan. Andai saja kita dapat menerima anak-anak kita apa adanya, dan mengatakan hal-hal yang mendukung dari hati alih-alih mencoba membentuk mereka. Andai saja kita bisa puas dengan kehidupan yang kita miliki, dan mengesampingkan gagasan tentang kehidupan lain yang tak terhitung jumlahnya yang mungkin telah kita jalani, seandainya kita membuat keputusan yang berbeda di sepanjang jalan. Andai saja kita dapat melihat bahwa sisi lain dari kehidupan menjadi tidak berarti dan segala sesuatu pada akhirnya tersedot ke dalam jurang adalah kebebasan yang berasal darinya, bahwa kita dapat melakukan apa saja dengan waktu yang kita miliki. Seperti kata pertama dalam judulnya, this film terasa seperti segalanya. Saat menontonnya saya pikir Stephanie Hsu juga segalanya, tapi sekali lagi, begitu juga Michelle Yeoh dan Jamie Lee Curtis. Penghormatan kepada Wong Kar-Wai dengan Ke Huy Quan membuat pidatonya yang tercerahkan sungguh luar biasa, dan fakta bahwa James Hong masih menyelesaikannya pada usia 93 sungguh luar biasa. Saya juga menyukai bagaimana ibu dan anak perempuannya, yang bermasalah dengan pengasuhan mereka, masing-masing menemukan kenyamanan dalam pasangan yang baik hati dan sabar, dan karakter Tallie Medel adalah sentuhan yang bagus. bagian pertama, tetapi itu semua adalah pengaturan untuk bagian kedua, yang sangat kuat. Sungguh mengesankan bahwa itu berhasil menjadi sangat menghibur di sepanjang jalan, dengan aksinya yang bergerak cepat dan perjalanan liar yang membawa kita. Itu salah satu yang menghargai tontonan ulang, karena penuh dengan sedikit detail dan referensi. Film yang bagus, sangat menyenangkan, dan dari hati.
Artikel Nonton Film Everything Everywhere All at Once (2022) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>Artikel Nonton Film James and the Giant Peach (1996) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>ULASAN : – James and the Giant Peach adalah adaptasi stop motion/live action dari buku mendiang Roald Dahl di awal tahun 60an saat dialihkan ke film (seperti Charlie and the Chocolate Factory, The BFG, The Witches, Matilda, dan The Fantastic Mr. Fox) tentang seorang anak laki-laki bernama James, yang memanjat ke dalam buah persik dan bertemu serangga stop-motion antropomorfik dan tersandung pada petualangan seumur hidup. Banyak kritikus dan penggemar Roald Dahl sama-sama kagum tentang betapa setianya film ini dengan bukunya, tetapi ada dua masalah yang saya miliki dengan adaptasi ini. 1) Awalnya cukup gelap dan mungkin menakuti anak-anak yang lebih muda bersama dengan adegan lainnya. 2) Badak di langit dan adegan pertempuran James tidak cukup dijelaskan. Itu saja kritiknya. Aspek positif dari film ini sangat bagus. Set aksi langsung dan animasi stop-motion memiliki daya tarik yang luar biasa pada buku ini. Desain karakternya cukup unik dan cameo Jack Skellington sebagai kapten kerangka sangat mengagumkan. Aktingnya sangat luar biasa. Serangga stop-motion bagus, dua bibi jahat bernama Spike dan Sponge bisa ditoleransi, dan karakter utama James sangat disukai. Bahkan aksinya sangat bagus. Musik/lagu yang ditulis oleh Randy Newman (trilogi Toy Story, The Princess and the Frog) sangat bagus. Meski bukan mahakarya, James and the Giant Peach adalah hiburan keluarga menyenangkan yang tetap setia pada cerita dari seorang penulis hebat.8/10
Artikel Nonton Film James and the Giant Peach (1996) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>