Teng Bee – Filmapik https://filmapik.to Sat, 08 Jul 2023 18:40:09 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9 https://filmapik.to/wp-content/uploads/2026/01/cropped-iconew-1-32x32.png Teng Bee – Filmapik https://filmapik.to 32 32 Nonton Film Rise of the Legend (2018) Subtitle Indonesia https://filmapik.to/nonton-film-rise-of-the-legend-2-2018-subtitle-indonesia/ Sat, 08 Jul 2023 18:40:09 +0000 http://postfa.efek.stream/?p=252361 ALUR CERITA : – Lee Chong Wei adalah film biopik Malaysia tahun 2018 yang disutradarai oleh Teng Bee, tentang kisah inspiratif ikon nasional Lee Chong Wei, yang bangkit dari kemiskinan menjadi pemain bulu tangkis top dunia. Film ini didasarkan pada otobiografi Lee tahun 2012, Dare to Be a Champion ]]> Nonton Film Biko (2022) Subtitle Indonesia https://filmapik.to/nonton-film-biko-2022-subtitle-indonesia/ Wed, 21 Dec 2022 17:59:47 +0000 http://postfa.efek.stream/?p=204177 ALUR CERITA : – Izwan adalah seorang ayah tunggal dan bertekad untuk memberikan kehidupan yang nyaman bagi putranya, Biko. Sebagai seorang sopir lori, dia bekerja keras untuk mewujudkan mimpi membelikan Biko sebuah rumah tetapi dia ditipu oleh seorang agen properti. Lebih buruk lagi, mereka diusir dari flat sewaan mereka ketika mereka tidak bisa membayar sewa. Tunawisma, mereka tinggal di truk Izwan untuk sementara waktu. Mengetahui bahwa mereka sangat membutuhkan uang tunai, Sherry, sahabat Izwan dan ibu baptis Biko membawa Biko ke audisi dengan penyanyi terkenal internasional, Sara. Tanpa diketahui semua, Izwan dan Sara memiliki masa lalu.

ULASAN : – Plotnya sangat mirip dengan banyak film, menggambarkan hubungan antara seorang ayah tunggal dan anaknya. Nak… Secara keseluruhan, itu terlalu mudah ditebak! Kecepatannya baik-baik saja, tapi semuanya datar, tanpa banyak naik turun. Akting dari semua pemeran umumnya rata-rata hingga buruk. Peran sampingannya cukup bagus (misalnya orang tua Sara, Amir, Raj…), tidak alami sama sekali. Satu-satunya aktris yang berakting dengan baik di film ini adalah “Sherry” (mummy)! Dia bagus, meskipun dia hanya peran sampingan, BUKAN pemeran utama. Saya sangat menyukai aktingnya! Saya dapat melihat bahwa sutradara berusaha keras untuk mendapatkan air mata dari penonton. TETAPI getarannya TIDAK cukup untuk membuat seseorang meneteskan air mata. Pertama, nilai emosional yang kurang mendalam di antara Biko, ayah & ibunya. Kedua, gagal menciptakan titik emosional yang “multidimensi” untuk menyentuh hati seseorang. Itu terlalu tumpul dan langsung, dengan anak itu menangis berulang kali sampai penonton mati rasa! Akhirnya, penyakit itu sama sekali tidak menambah nilai film. Itu bisa digunakan untuk menambahkan beberapa poin menangis pada akhirnya, membuat film lebih tegas. Seperti yang dikatakan, alur ceritanya terlalu sederhana, lurus ke depan dan dapat diprediksi. Penonton saat ini ingin melihat alur cerita yang lebih kreatif daripada yang polos dan membosankan. Secara keseluruhan, ini adalah film yang cukup dilupakan. Ini menyisakan banyak ruang untuk perbaikan.

]]>