Artikel Nonton Film Leave It to the Nurses (2002) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>ULASAN : – Saya tidak akan merekomendasikan film ini kepada siapa pun karena ini bukan film yang bagus. Keseluruhan ceritanya tidak masuk akal meski terkadang cukup lucu. Namun saya tidak suka ceritanya karena tidak fokus pada cerita pasangan tetapi memiliki terlalu banyak karakter. Fujiki cukup lucu tapi tidak selucu itu dan keseluruhan film tampak seperti sampah terutama bagian akhir, itu tidak menjelaskan banyak hal ketika dia selamat dari pengambilan gambar. Saya merasa sangat menyesal setelah membeli film ini. Sebenarnya tidak terlalu buruk jika ceritanya bisa lebih fokus pada cerita pasangan dan membuatnya masuk akal. Berharap mereka akan membuat film yang lebih baik. Memalukan untuk film Jepang yang biasanya bagus, yang ini mengerikan.
Artikel Nonton Film Leave It to the Nurses (2002) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>Artikel Nonton Film Dear Friends (2007) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>ULASAN : – Aktris Keiko Kitagawa telah membintangi banyak film dan peran TV, dan melalui karir singkatnya, dia tidak diragukan lagi paling dikenal untuk perannya sebagai Sailor Mars dalam drama televisi Jepang “Bishojo Senshi Sailor Moon”. Melalui usaha yang sukses yaitu “Bishojo Senshi Sailor Moon”, Keiko Kitagawa telah menjadi aktris yang semakin populer yang memiliki peran kecil dalam film internasional seperti “The Fast and the Furious: Tokyo Drift”. Dengan karirnya yang berkembang pesat, Keiko Kitagawa telah mendapatkan peran utama pertamanya dalam “Dear Friends” karya Kazuyuki Morosawa, sebuah kisah yang merinci arti sebenarnya dari persahabatan. “Dear Friends” mengikuti eksploitasi siswa sekolah menengah Jepang Rina (Keiko Kitagawa), yang perilaku yang semakin jahat mempengaruhi orang-orang yang dekat dengannya. Dia sering berpesta, menunjukkan pengabaian total terhadap orang tuanya, dan percaya bahwa teman hanyalah orang yang “untuk digunakan dan dibuang”. Faktanya, adegan pembuka “Dear Friends” menampilkan filosofinya yang bengkok dengan cukup baik; setelah salah satu teman Rina mengetahui Rina telah tidur dengan pacarnya, Rina kemudian ditanyai tentang motif di balik tindakan keji tersebut dimana dia langsung menyatakan kepada temannya bahwa “teman harus dimanfaatkan”. Tapi, semua itu tidak sepenuhnya baik secara fisik dengan Rina. Ketika dia secara berkala mulai menunjukkan tanda-tanda penyakit, dia dibawa ke dokter hanya untuk mengetahui bahwa dia menderita kanker. Dengan tidak ada yang mendukungnya melalui cobaan berat, Rina perlahan mulai menemukan pentingnya persahabatan melalui mengunjungi teman sekelas Maki (Yuika Motokariya), yang datang tanpa pemberitahuan untuk mendukung Rina melalui kesulitannya. keterikatan yang berarti pada kata “persahabatan”. Banyak orang mengira mereka punya “teman”, tapi apakah orang yang kita temani ini benar-benar pantas disebut “teman”? Protagonis dalam “Dear Friends” adalah individu yang bingung, yang menyukai banyak orang, begitu tergila-gila dengan upaya dan kecenderungan egois mereka sendiri, gagal melihat bagaimana tindakan mereka memengaruhi diri mereka sendiri dan banyak individu di sekitar mereka. Ketika Rina menolak banyak tawaran persahabatan sejati yang disajikan kepadanya sepanjang film, bukan hanya orang yang dengan cepat dia tolak, tetapi juga kesediaannya sendiri untuk menerima pertumbuhan emosional. Berulang kali di sepanjang “Dear Friends” ini ditampilkan, mengisyaratkan bahwa Rina adalah metafora ilusi seseorang tentang apa itu persahabatan sejatidan apa yang bukan. Selalu berlari ke individu yang “menyenangkan” dia daripada benar-benar memperhatikan kepentingan terbaiknya, Rina benar-benar terperangah ketika teman sekelasnya Maki menganggapnya sebagai “teman”. Melalui keterkejutannya, dia mulai menemukan jati dirinya dan juga teman sejati. Sutradara Kazuyuki Morosawa merekam “Dear Friends” dengan sangat baik. Ada adegan-adegan dalam “Dear Friends” yang mampu dia bawakan dengan sebab dan akibat yang efektif ke layarmenampilkan rasa frustrasi dan penderitaan mental yang digambarkan Rina saat ini. Demikian pula, Keiko Kitagawa memberikan penampilan yang luar biasa sebagai Rina yang terlepas secara emosional serta Yuika Motokariya yang memerankan teman sekelasnya yang membantu dan perhatian, Maki. Secara keseluruhan penampilan yang luar biasa. Pada akhirnya, “Dear Friends” adalah film yang mempertimbangkan kembali esensi sejati dari persahabatan sejati. Film ini memang agak goyah dalam eksekusinya (khusus menjelang akhir) sekaligus menjadi sedikit klise dalam upaya menggambarkan situasi-situasi tertentu yang muncul dalam film tersebut. Namun, “Dear Friends” memang menyampaikan pesan persahabatan yang kuat dan kemauan seseorang untuk mengubah hidup mereka menjadi lebih baik, dan itulah yang membuat “Dear Friends” layak untuk ditonton. Kunjungi Cinema-Repose.com untuk ulasan lainnya.
Artikel Nonton Film Dear Friends (2007) Subtitle Indonesia pertama kali tampil pada FILMAPIK.
]]>